Rabu, 11 Maret 2015

Bengawan Solo (film Indonesia Produksi tahun 1949)


Jadwal Tayang Film Bengawan Solo tahun 1949


Bengawan Solo merupakan film Indonesia yang dirilis pada 1949 yang disutradarai oleh Jo An Tjiang. Film ini dibintangi antara lain oleh Rd Mochtar, Sofia WD, Moch. Mochtar, Rd Dadang Ismail, Sa’dijah, S. Waldy, Komariah, Ratna Ruthinah, dan Churiani.

 

Sinopsis


Gadis desa yang tinggal di tepi Bengawan Solo, Wenangsih (Sofia), jadi korban rayuan gombal bangsawan RM Suprapto (Rd Mochtar). Wenangsih bunuh diri dengan menceburkan diri ke sungai itu. Kedua anaknya ditinggali surat. Sriwulan (Ratna Ruthinah) jatuh ke keluarga bangsawan R. Widagdo (Rd Dadang Ismail), sedang adiknya Hindrawati (Churiani) diasuh petani miskin, Kromo (S. Waldy).

Sriwulan dipertunangkan oleh ayah angkatnya pada anak RM Suprapto, walau Sri sudah punya pilihan sendiri, Hindrawati diterima bekerja sebagi pembantu di rumah Sri. Menjelang pernikahan Sri dibukalah kedok Suprapto oleh Prawoto (Moch Mochtar), adik Wenangsih yang berdagang permata dari Kalimantan dan mengetahui seluruh persoalan yang pernah terjadi. Tercegalah pernikahan antarsaudara satu ayah. Merasa terpukul, Suprapto menceburkan diri ke Bengawan Solo. Ia merasa dipanggil arwah Wenangsih.

 

Pemeran/Pemain :

  • Wenangsih - Sofia
  • RM Suprapto - Rd Mochtar
  • Sriwulan - Ratna Ruthinah
  • R. Widagdo - Rd Dadang Ismail
  • Hindrawati - Churiani
  • Kromo - S. Waldy
  • Prawoto - Moch Mochtar

Sutradara : Jo An Tjian

Penulis skrip : Tan Tjoei Hock dan Fred Young

Distributor : Tan & Wong

Anggrek Bulan (film Indonesia produksi 1948)

Nila Djuwita dan RD Sukarno yang memerankan peran sebagai Kati dan Atma


Anggrek Bulan (film Indonesia produksi 1948)

Anggrek Bulan adalah film Indonesia yang diproduksi pada tahun 1948. Dibintangi antara lain oleh Iskandar Sucarno dan Nila Djuwita.

Sinopsis

Kisahnya sederhana tapi menyentuh. Menceritakan Kati (Nila Djuwita) adalah gadis cantik tetapi beracun. Ia diperebutkan oleh Atma (Rd Sukarno) dan Subrata (I. Sucarno). Atma sebenarnya punya maksud lain, mencari tahu rahasia kematian ayahnya, Winata (Djauhari Effendy), sekaligus melindungi adiknya, Surya (A. Hamid Arif), yang sedang pacaran dengan Halimah (Sutrisni).

Pemeran/Pemain

  • Kati - Nila Djuwita (aka Christine Albertine Mamahit Gautama)
  • Atma - Rd Sukarno
  • Subrata - Iskandar Sucarno
  • Winata - Djauhari Effendy
  • Surya - A. Hamid Arif
  • Halimah - Sutrisni
Penulis Skrip : HV Quispel

Sinematografi : Denninghoff-Stelling

Senin, 09 Maret 2015

Sinopsis “Air dan Api” “Si Jago Merah 2” Produksi Starvision





Jenis Film : Drama, Komedi
 
Pemain     : Judika Sihotang, Deddy Mahendra, Dion Wiyoko, Tarra Budiman, Bucek, Abdur Arsyad, Enzy Storia, Ferry Salim

Produser   : Chand Parwez Servia, Fiaz Servia
 
Produksi   : Starvision
 
Sutradara  : Raymond Handaya


SINOPSIS

Setelah menyelamatkan panti jompo dari ancaman bom, GITO (Deddy Mahendra Desta) dan ROJAK (Judika Sihotang) berkenalan dengan ABDUR (Abdur Arsyad). Mereka kembali bertemu saat mendapat tugas untuk membina calon petugas Damkar, dibawah pimpinan KOMANDAN DICKY (Bucek).

Di antara anak baru, ada RADIT (Tarra Budiman) yang dipaksa oleh ayahnya jadi petugas Damkar. SISI (Enzy Storia) dari kecil bercita-cita jadi petugas Damkar seperti profesi almarhum ayahnya. DIPO (Dion Wiyoko) anak PENGUSAHA (Ferry Salim) yang memiliki jiwa sosial tinggi, dan terobesi untuk menolong orang banyak.

Radit berusaha merebut perhatian Sisi tapi Sisi malah tertarik sama Dipo. Padahal Dipo punya pacar bernama TISHA (DJ Una).

Berkah buat Rojak yang selalu dikejar soal jodoh oleh ibunya, MAK SONDANG (Lina Marpaung).  Rojak langsung jatuh cinta pada KIRANA (Marissa L Nasution) kakak Sisi sejak pandangan pertama. Sedangkan Gito mengejar NOVI (Girindra Kara), sesama petugas Damkar tapi gagal terus.

Dipo selalu dapat pujian karena smart dan bertanggung jawab. Radit kebalikannya selalu diomeli om-nya, Komandan Dicky.  Itu membuat Radit dan Dipo berselisih. Situasi tambah ruwet ketika ayah Dipo datang ke markas bersama Tisha, dan meminta Dipo resign. Pada saat bersamaan, ada panggilan kebakaran di gedung perkantoran. Seorang Pria Gila, ARIEL (Volland Humonggio) membakar gedung dan menyandera Bos. Rojak yang jago berkelahi, akhirnya dapat mengalahkan Ariel. Sementara Sisi karena memikirkan Dipo, jadi kurang konsentrasi hingga nyaris membahayakan petugas lain. Komandan Dicky menskors Sisi. Radit marah dan memutuskan resign.

Permasalahan Sisi, Radit dan Dipo membuat Gito dan Rojak ingin berbuat sesuatu. Mereka mengatur strategi agar ketiganya bisa berdamai dan membantu mengatasi banjir besar yang melanda Jakarta, dengan melibatkan Komandan JOE (Joe P Project) juga mobil Si Jago Merah. Apakah strategi mereka berhasil. 

Akan segera hadir di bioskop-bioskop kota Anda.

Info trailer Youtube-nya   https://www.youtube.com/watch?v=BsSY8HXFbhM

Sinopsi Film "Love & Faith", "Seperti Legenda" Produksi Emotion Entertainment



SiNOPSIS


Masa kanak-kanak dilaluinya dalam serba keterbatasan, Kwee Tjie Hoei (Rio Dewanto) sangat ingin menjadi insinyur elektro sejak pertama dia bersentuhan dengan solder dan perangkat elektronika.

Akibat masa kerja yang dilaluinya dengan keras itu, Kwee Tjie Hoei, kelulusannya di SMA menjadi bersamaan dengan sang adik Kwee Tjie Ong (Dion Wiyoko). Salah satu dari mereka harus berkorban untuk menghidupi dan membiayai sekolah yang lain. Kwee Tjie Hoei lagi-lagi akhirnya memutuskan untuk melepaskan mimpinya dan membiarkan sang adik agar masuk jurusan kedokteran yang dia idamkan.  Sejak itu hari-hari Kwee Tjie Hoei tak pernah lepas dari kerja keras.

Menjadi guru olah raga adalah pekerjaan tetap pertama Kwee Tjie Hoei.  Dia mengajar di sekolah Tionghoa bernama Nan Hua. Hari pertama mengajar dia menangani kelas dan berkenalan dengan murid perempuan bernama Lim Kwei Ing  (Laura Basuki) yang membuatnya jatuh cinta, namun Kwee Tji Hoei berusaha menjaga jarak. Selain karena dia adalah guru, Lim Kwei Ing  berasal dari keluarga kaya. Ayahnya pemilik bank besar di Bandung. Akhirnya pada tahun 1959, Kwee Tjie Hoie dan Lim Kwei Ing menikah.

Ketika masa peraihan Orde Lama ke Orde Baru, Lim Khe Tjie dicekal tak bisa kembali ke Indonesia, tertahan di Hong Kong. Sementara bisnis Bank  mengalami kesulitan besar di ambang pailit, karena banyak pengkhianat yang menggerogoti asetnya dari dalam.

Kwee Tjie Hoei berhasil memukul mundur jajaran direksi nakal dan menggiring mereka diproses kejaksaan, bahkan, karena dipandang sebagai kasus perbankkan penting di tahun itu.  Kini Bank sudah bersih dari pengkhianat. Kwee Tjie Hoei juga berhasil melepaskan Bank dari dikte dan ancaman pihak pihak arogan. Hari-hari baru dijalani Kwee Tjie Hoei dan karyawannya dengan semangat menggebu untuk mengejar semua ketertinggalan.

Sayangnya, kondisi ekonomi tidak berpihak pada mimpi besar mereka. Tahun 1965 terjadi kekacauan politik, ekonomi dan keamanan yang menyebabkan pemerintah harus mengambil kebijakan moneter menurunkan nilai uang Rp.1000 menjadi Rp.1,-. Masyarakat segera saja panik, terutama mereka yang menabungkan uangnya di bank.

Dalam perjuangannya membangun bisnis yang ditinggalkan sang mertua, Kwee Tjie Hoei mengalami percobaan pembunuhan tiga kali. Ia terus berjuang keras, menggandeng para karyawan dan pimpinan lapis kedua untuk sama-sama mengangkat kondisi terpuruk menjadi stabil. Akhirnya Kwee Tjie Hoei sukses menunaikan amanah sang mertua dalam membangun Imperium Bank .

Hanya 3 senjata pamungkasnya: Tekad, Keyakinan dan Pertobatan. Perjalanan hidup Kwee Tjie Hoei sungguh luar biasa.

Jenis Film         :  Drama
Pemain             : Rio Dewanto, Dion Wiyoko, Laura Basuki, Ferry Salim, Verdi Sulaiman
Produser          :  Frans Limasnax
Produksi           : Emotion Entertainment
Sutradara         : Benni Setiawan


Film sedang tayang di bioskop-bioskop kesayangan Anda …

Minggu, 08 Maret 2015

Sinopsis Film "Kok Putusin Gue?"



Jenis Film         :  Drama
Pemain             :  Dara The Virgin, Stefan William, Mita The Virgin, Saykoji, Sonita,
                           Zarry Hendrik
Produser          :  Ravi Pridhnani, Helfi Kardit
Produksi           :  Studio Sembilan Production & 0708 Films
Sutradara         :  M. Harmoko

SINOPSIS

DUH, sakitnya itu di sini (nunjuk ke dada, Red.) dikhianati pacar tercinta. Dunia seakan mau runtuh. Apalagi putus cinta diterima saat ingin merayakan satu tahun jadian. Pengalaman buruk diputus cinta ini dialami Amaya!

Mau marah? Balas dendam? Sakit hati? Sudah pasti! Apalagi sahabat-sahabat Amaya mendukung rencananya ini. Termasuk cara-cara unik yang dilakukan Rini ngerjain Hary demi membalaskan sakit hati Amaya. 

Puas? Tentu saja tidak. Justru kebencian dan dendam membuat hidup Amaya makin tak berarti. Obat luka cinta ternyata mudah: ikhlas dan lupakan kenangan pahit! (Kalau bisa buruan move-on). 

Tak gampang itu sudah pasti. So, temukan caranya di film yang diangkat dari novel laris karya Ninit Yunita, Kok Putusin Gue?  

Kok, Putusin Gue? Sekaligus menjadi bukti penampilan pertama duo The Virgin, Dara & Mita berakting di layar lebar. Tambah asyik lagi menikmati film film mendengar lagu-lagu sound track yang dibawakan The Virgin.

Segera hadir di Cinema 21 di seluruh Indonesia …

Trailernya di youtube : https://www.youtube.com/watch?v=g8WG0-qd2hY

Sinopsis Film 'Siapa Di Atas Presiden, 2014'



Jenis Film         : Drama
Pemain             : Ray Sahetapi, Rizky Nazar, Donny Damara, Rio Dewanto, Rudy Salam,  
                          Donna Harun, Maudy Ayunda
Produser          : Celerina Judisari, Hanung Bramantyo
Produksi           : Mahaka Pictures, Dapur Film
Sutradara         : Rahabi Mandra, Hanung Bramantyo
Homepage        : www.film2014official.com



SYNOPSIS


Ricky Bagaskoro (Rizky Nazar) adalah seorang remaja yang tidak peduli politik, seperti remaja pada umumnya. Padahal ayahnya, Bagas Notolegowo (Ray Sahetapy), sedang mencalonkan diri sebagai seorang presiden Indonesia, menggantikan presiden Jusuf Syahrir (Deddy Sutomo).

Ricky tidak pernah setuju terhadap langkah-langkah yang diambil dalam karir ayahnya. Bagi Ricky, politik itu kotor dan licik. Politik bisa membuat orang berkuasa, tapi bisa juga menyeretnya pada kegelapan. Ketidaksepahaman ini membuat  hubungan Ricky dan Bagas menjadi renggang. Ningrum (Donna Harun), sebagai ibu dan istri yang setia, selalu berusaha menyatukan mereka. 

Di tengah panasnya persaingan, Bagas mampu mengungguli lawan-lawannya yaitu Faisal Abdul Hamid (Rudy Salam) dan Syamsul Triadi (Akri Patrio). Misinya untuk membersihkan Indonesia dari korupsi sejalan dengan keinginan rakyat. Ini membuat pihak-pihak tertentu tidak nyaman, lantas muncul bisikan-bisikan jahat untuk menjatuhkan Bagas. 

Permainan politik terjadi. Dalam waktu singkat, Bagas dijebak dan diseret ke dalam kasus kriminal, dan langsung dituduh sebagai tersangka. Ia harus membuktikan dirinya tidak bersalah, atau ia akan tersingkir dari perhelatan politik selamanya.

Keterpurukan Bagas membuat Ricky penasaran. Ia memutuskan menelusuri kasus tersebut diam-diam. Upaya ini mempertemukan Ricky dengan Krishna Dorojatun (Donny Damara), seorang pengacara terbaik di Indonesia, yang belum pernah kalah di meja hijau satu kali pun. Ricky meminta tolong Krishna untuk menolong ayahnya. Laras (Maudy Ayunda), anak Krishna, tertarik pada kegigihan Ricky dan memutuskan ikut membantu Ricky menyelidiki kasus tersebut.

Usaha diam-diam Ricky dan Laras dalam mencari-cari barang bukti kerap kali merepotkan pihak kepolisian, terutama Iptu Astri (Atiqah Hasiholan) yang ditugaskan mengamankan jalannya kasus Bagas. Pihak yang tidak mau Bagas bebas menyadari gerak-gerik sok pahlawan ini, dan memutuskan untuk membereskan mereka. Keselamatan Ricky dan Laras terancam.

Di atas itu semua, semakin lama Ricky dan kawan-kawan semakin sadar kerasnya dunia politik, bahwa lawan mereka bukan hanya satu dua orang yang sekadar mencari untung. Krishna memperkirakan ada pihak tertentu yang punya rencana sangat keji dalam mengatur nasib Indonesia. Siapa mereka? Sebagaimana pertanyaan Ricky pada Krishna, “siapa? Pemerintah (presiden)?” Dan ketika Krishna menjawab “lebih tinggi lagi,” siapa sebenarnya yang ada di benak Krishna? Dan siapa pula Satria (Rio Dewanto), pria misterius yang selalu ada di banyak tempat?

Siapa di atas Presiden? 

POLITIK – KORUPSI – KEKUASAAN,  semua disajikan dalam kemasan drama politik dengan judul 2014, tayang di bioskop-bioskop Indonesia mulai 26 Februari 2015.

Link trailer-nya di Youtube :   
 https://www.youtube.com/watch?v=4KO6_e2lgpw